Senin 15 Juni 2026 - 20:18
Kajian Mahdawiyah (30) | Sifat-sifat Imam Zaman (as) dalam Doa-doa

Hawzah/ Memperhatikan sifat-sifat dan karakteristik Imam Zaman – semoga Allah segera memudahkan kemunculannya – dapat memperkuat hubungan yang lebih erat dan lebih baik dengan beliau.

Berita Hawzah – Rangkaian kajian tentang Mahdawiyah dengan judul 'Menuju Masyarakat Ideal' dipersembahkan kepada Anda para cendekiawan terhormat, dengan tujuan menyebarkan ajaran-ajaran dan pengetahuan yang berkaitan dengan Imam Zaman - semoga Allah segera memudahkan kemunculannya yang mulia -.

Dalam doa-doa mahdawi, Imam Zaman (as) diperkenalkan dengan sifat-sifat yang masing-masing darinya menggambarkan pribadi beliau dan memperkuat keyakinan kepada beliau serta rasa akrab dan hubungan yang lebih erat dengan beliau.

Sebagian dari sifat-sifat beliau adalah:

عَلَم‌المَنصُوب

Artinya adalah "bendera yang ditinggikan"; karena keberadaan mulianya merupakan bendera petunjuk yang membimbing para pencari kebenaran menuju hakikat, dan tanpa bimbingannya, manusia akan terjerumus ke dalam fitnah-fitnah dan penyimpangan-penyimpangan pada masa kegaibannya.

Dalam Ziarah Al Yasin kita membaca:

«السَّلَامُ عَلَیکَ أَیهَا … العَلَمُ المَنصُوب.»

سَفینَةُ‌النَّجاة 

Artinya adalah "kapal penyelamat"; karena setiap orang yang beriman kepada Imamah Imam Mahdi 'alaihis-salam dan berkomitmen untuk taat kepadanya, maka ia akan termasuk golongan yang selamat. Dan tentu saja, tidak ada jalan lain selain jalan ini.

Dalam salah satu ziarah Imam Zaman 'ajjalallahu ta'ala farajah disebutkan:

«اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَی خَلِیفَتِکَ‌ فِی‌ بِلَادِکَ‌ …. سَفِینَةِ النَّجَاةِ

"Ya Allah! Limpahkanlah salawat kepada khalifah-Mu di seluruh negeri-Mu … yang merupakan kapal penyelamat."

وَارِثُ عُلُومِ‌ النَّبِیین

Artinya adalah "pewaris ilmu-ilmu para nabi"; karena Imam Mahdi 'alaihis-salam adalah hujah (bukti) terakhir Allah dan intisari dari seluruh nabi dan para wali. Dan sesuai dengan riwayat-riwayat, apa pun dari ilmu-ilmu Ilahi yang diturunkan kepada para nabi Allah, semuanya terkumpul pada diri Imam Mahdi 'alaihis-salam.

Dalam ziarah Sardab (ruang bawah tanah) yang suci, ditujukan kepada Imam Zaman 'ajjalallahu ta'ala farajah disebutkan:

«السَّلَامُ عَلَیکَ یا وَارِثَ‌ عُلُومِ‌ النَّبِیین.» 

"Semoga keselamatan tercurah kepadamu, wahai pewaris ilmu-ilmu para nabi."

Dan dalam Ziarah Al Yasin, ilmu dan pengetahuan beliau digambarkan sebagai berikut:

«السَّلَامُ عَلَیکَ أَیهَا …. الْعِلْمُ‌ الْمَصْبُوب.» 

"Semoga keselamatan tercurah kepadamu, wahai ilmu yang tercurah dan merata."

Maksum (terjaga dari dosa) dan tersucikan dari segala cela

Imam Mahdi ('ajjalallahu ta'ala farajah), suci dari segala dosa dan noda, serta jauh dari segala bentuk kotoran; karena beliau adalah hujjah pilihan Allah dan pemimpin serta pembimbing bagi seluruh umat manusia.

Dalam doa Imam Ridha 'alaihis-salam disebutkan:

«عَصَمْتَهُ‌ مِنَ‌ الذُّنُوبِ‌ وَ بَرَّأْتَهُ مِنَ الْعُیوبِ وَ طَهَّرْتَهُ مِنَ الرِّجْسِ وَ سَلَّمْتَهُ مِنَ الدَّنَس.» 

"[Ya Allah!] Engkau memeliharanya dari dosa-dosa, menyucikannya dari segala cela, membersihkannya dari segala kekotoran, dan menyelamatkannya dari segala kecemaran."

Tempat berlindung dan pelindung umat manusia

Imam Mahdi 'ajjalallahu ta'ala farajah adalah tempat berlindung dan pelindung bagi seluruh umat manusia; di tengah kesulitan dan bencana, beliau adalah penolong terbaik dan sandaran yang paling penting dan paling terpercaya.

Dalam Doa Ahd disebutkan:

«وَ اجْعَلْهُ اللَّهُمَ‌ مَفْزَعاً لِمَظْلُومِ عِبَادِکَ وَ نَاصِراً لِمَنْ لَا یجِدُ لَهُ نَاصِراً غَیرَک‌.» 

"Ya Allah! Jadikanlah dia (Imam Mahdi) sebagai tempat berlindung bagi hamba-hamba-Mu yang terzalimi, dan penolong bagi mereka yang tidak mendapatkan penolong selain Engkau."

Dan dalam Doa Nudbah juga kita ucapkan:

«اللَّهُمَّ وَ نَحْنُ عَبِیدُکَ التَّائِقُونَ إِلَی وَلِیکَ المُذَکِّرِ بِکَ و بِنَبیکَ خَلَقْتَهُ‌ لَنَا عِصْمَةً وَ مَلَاذاً، وَ أَقَمْتَهُ لَنَا قِوَاماً وَ مَعَاذا.»

"Ya Allah, kami adalah hamba-hamba-Mu yang merindukan wali-Mu yang mengingatkan kami kepada-Mu dan kepada Nabi-Mu. Engkau ciptakan dia (Imam Mahdi) bagi kami sebagai pelindung dan tempat berlindung, dan Engkau jadikan dia bagi kami sebagai penyangga (penegak) dan tempat memohon perlindungan."

Dan seterusnya...

Pembahasan ini masih berlanjut...

Diambil dari buku "Negin-e Āfarīnish" (Permata Penciptaan), dengan sedikit perubahan.

Tagar

Komentar Anda

You are replying to: .
captcha